TURKI DESAK ARMENIA TARIK SELURUH PASUKAN DARI AZERBAIJAN.

 


BERITA POJOK KAMPUNGMenteri pertahanan TURKI menyinggung serangan Pasukan Armenia terhadap Permukiman sipil di Azerbaijan.MENHAN TURKI Hulusi Akar menyatakan bagaimana Armenia menduduki hampir 20% wilayah sah Azerbaijan selama hampir 30 tahun atau 3 dekade terakhir.hal itu ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam pembukaan tahun baru akademi militer universitas pertahanan nasional di ankara ,Turki 12/10/20 TEMPO hari.


Seperti kita ketahui bersama,bahwa antara Azerbaijan dan Armenia adalah sama sama bekas negara Unisoviet yang telah bubar beberapa dekade yang lalu.setelah bubar,Armenia berusaha menguasai beberapa wilayah sah negara Azerbaijan di antaranya adalah wilayah Nagorno-Karabakh.


Hulusi Akar menyatakan bahwa setelah serangan Armenia pada Juli dan september lalu,Azerbaijan mulai berjuang untuk merebut dan mempertahankan kembali wilayahnya dari cengkraman Armenia.dan Dia menegaskan bahwa Turki memberikan dukungan penuh untuk Azerbaijan atas wilayah Nagorno Karabakh.meskipun Azerbaijan sangat patuh dengan kesepakatan Genjatan senjata,faktanya pihak Armenia melanggarnya.tambah Hulusi akar.

“Azerbaijan tidak akan berhenti sampai Armenia menarik pasukannya dari wilayah Azerbaijan yang di dudukinya dan menyingkirkan tentara bayaran dan teroris” tambah Hulusi akar Menhan Turki.

Turki harus bersama Azerbaijan di meja perundingan untuk menyelesaikan sengketa Nagorno Karabakh,kata pemimpin oposisi Turki,Partai IYI Meral Aksener.

“Turki harus melakukan ini untuk menunjukkan azerbaijan tidak sendiri”kata akser pada rapat parlemen partainya.

Pemimpin partai gerakan Nasionalis(MHP) turki,Devlet Bahceli berbicara dalam pertemuan partainya di majelis besar nasional turki,di Ankara turki,13/10/2020 tempo hari waktu setempat.seorang politisi turki juga meminta Armenia untuk menarik pasukannya dai wilayah pendudukan tanpa syarat apapun.Bahceli mengingatkan akan serangan yang di lakukan Armenia,berupa serangan Rudal di kota kedua Azerbaijan,kota Ganja dan melanggar kesepakatan genjatan senjata yang sudah di sepakati kedua belah pihak.

“jika Armenia menjadi lebih kuat,pada masa depan akan menimbulkan konsekuensi yang mengerikan bagi orang orang Azerbaijan.yang pasti turki akan di paksa untuk menghadapi perkembangan ini”kata Bahceli.

Dia juga meminta dan mendesak agar Armenia harus mundur dari segala wilayah pendudukan di Azerbaija.(BLOG /BLOGGER)

 

 

Post a Comment

0 Comments