pojokkampung.org-indonesia
menduduki peringkat pertama di dalam indeks kompleksitas bisnis global(GBCI) tahun 2020 dalam
survei yang di lakukan oleh lembaga konsultan dan riset TMF Group yang artinya
adalah indonesia merupakan negara dengan kompleksitas yang paling rumit dalam
urusan berbisnis.dengan hasil survei ini pula menunjukkan bahwa indonesia
adalah negara paling rumit dan paling banyak memiliki masalah dalam urusan
berbisnis.GCBI merupakan indeks yang menunjukkan tingkat kerumitan dan tingkat
kekompleksivitasan dalam urusan bisnis dalam sebuah negara.di bawah Indonesia,ada
Brasil,Argentina,Bolivia dan Yunani.sementara negara tetangga kita malaysia
menduduki peringkat nomer sembilan yang artinya masih jauh lebih baik daripada Indonesia dalam urusan Bisnis.
Baca juga : https://budassanggulnew.blogspot.com/2020/10/berkas-perkara-djoko-candra-di.html
“posisi indonesia sebagai pasar paling
kompleks secara global di sebabkan sebagian besar oleh produk undang undang
tradisionalnya.hal ini sangat mempersulit para investor untuk berinvestasi di
indonesia,karena aturan bisnis yang tumpang tindih”tulis pernyataan dari TMF
Group.
Undang undang ketenagakerjaan yang di
tunjukkan untuk melindungi pekerja dari eksploitasi,membuat indonesia sulit
mengambil tindakan disiplin atau memecat pekerja yang memiliki kinerja buruk.
TMF juga memaparkan peraturan ini di anggap
kuno oleh orang luar dan tetap menjadi salah satu yang utama dalam menghambat investor
asing di indonesia.
Pembatasan kepemilikan saham bagi asing di
masing masing sektor industri,di anggap sebagai salah satu sektor utama
hambatan bagi investor dan hambatan operasional bisnis di indonesia.
Namun TMF memberikan masukan bahwa ada
langkah langkah untuk menyederhanakan lingkungan bisnis indonesia untuk menarik
investasi dan pekerja asing.salah satunya adalah konversi daftar negatif invesatasi
menjadi daftar positif investasi yang di harapkan untuk dapat di
implementasikan dalam beberapa tahun ke depan.
Baca juga : https://budassanggulnew.blogspot.com/2020/10/real-madrid-barcelona-minati-gelandang.html
ini harus membuka lebih banyak sektor ekonomi
di indonesia untuk investasi langsung asing (FDI).draf ini berisi rencana untuk
membuka 16 dari 20 sampai sekarang untuk berbagai tingkat kepemilikan asing di
indonesia.
Langkah ini harusnya akan menurunkan
peringkat GBCI
indonesia di tahun tahun mendatang.hal ini selaras dengan keinginan presiden
Jokowi untuk meningkatkan investasi asing dan sedang mencari segala cara untuk
meringankan segala sesuatunya yang berkaitan dengan investasi.sehingga iklim
investasi di indonesia akan semakin terbuka,transparan jauh dari pungli pungli
sehingga dapat memajukan ekonomi nasional indonesia,menciptakan lapangan
pekerjaan yang luas di indonesia dan menurunkan indeks GBCI bagi negara indonesia.bangsa kita
sedang menarik investor dan pasar dan hal itu akan menguntungkan bagi indonesia
di masa masa yang akan datang.(blogger)

0 Comments