![]() |
| Susilo Bambang Yudoyono |
POJOK KAMPUNG- Mantan presiden Republik Indonesia ke 6,yang juga ketua majelis tinggi partai demokrat,Susilo Bambang Yudhoyono atau yang biasa di sapa SBY meminta kepada negara untuk menyebutkan siapa dalang yang menggerakkan,menunggangi hingga membiayai aksi aksi unjuk rasa yang menolak Undang undang Cipta kerja yang berakhir ricuh di sejumlah daerah.menurutnya,jika tidak mengungkap siapa dalang kerusuhan,nanti negara di anggap menyebar berita bohong atau Hoaks.
“ lebih bagus kalau memang menggerakkan,menunggangi,membiayai itu oleh negara di anggap kejahatan,melanggar hukum dan hukum harus di tegakkan.kalau tidak,nanti di kira negaranya menyebarkan berita bohong alias Hoaks “ kata presiden ke 6 RI,susilo bambang yudhoyono dalam unggahan youtube pribadinya TEMPO hari.
SBY mengaku tidak yakin dengan pemberitaan yang menyebutkan bahwa menko perekonomian,airlangga hartarto,Menko kemaritiman dan investasi Luhut Binsar Panjaitan serta Badan Intelijen Negara(BIN) menuduh dirinya sebagai dalang yang menggerakkan,menunggangi dan membiayai aksi unjuk rasa menolak undang undang cipta kerja yang di sahkan oleh DPR RI TEMPO hari.
“hubungan saya dengan airlangga selama ini baik baik saja,dengan pak luhut juga baik,dengan BIN juga tidak ada masalah.saya enggak yakin BIN anggap saya sebagai musuh negara”ungkap SBY.
Mantan presiden SBY lantas meminta dalang yang di klaim menggerakkan,menunggangi dan membiayai demonstrasi menolak Undang undang Cipta kerja tersebut di tanyakan langsung kepada Airlangga,Luhut dan BIN.Ia yakin mereka Mau mengungkapkan pihak yang di sebut menunggangi dan mendalangi demonstrasi 8 oktober TEMPO hari.
“ saya yakin,kalau beliau di tanya oleh Pers,oleh Rakyat mesti mau menjelaskan.begitulah etika yang harus di miliki siapapun yang sedang mengemban amanah memimpin negeri ini”lanjut SBY
mantan ketua umum partai demokrat tersebut,mengatakan bahwa dirinya tak pernah berpikir untuk menggerakkan,menunggangi maupun membiayai demonstrasi menolak undang undang cipta kerja andaikata beliau memiliki kemampuan untuk melakukan hal itu.
Sebelumnya,pemerintah menuding bahwa ada elite politik yang mendanai dan menjadi aktor intelektual di balik aksi demonstrasi menolak undang undang omnibus law cipta kerja di sejumlah daerah di indonesia.pernyataan tersebut di lontarkan oleh menkopolhukam Mahfud MD dan menko perekonomian airlangga hartarto beberapa waktu yang lalu.

0 Comments