Pojok kampung- perekonomian indonesia saat ini sedang mengalami pelambatan,akibat Pandemi covid-19 yang tidak kunjung selesai.bahkan akibat pandemi Covid -19 ini,mengakibatkan banyak perusahaan perusahaan yang mengalami kerugian,kebangkrutan bahkan banyak UMKM yang terpaksa harus gulung tikar karena tidak mampu menutup biaya operasionalnya.akibatnya lagi banyak terjadi PHK dimana mana yang mengakibatkan angka pengangguran yang terus meningkat.
Baca Juga : https://budassanggulnew.blogspot.com/2020/10/umkm-mitra-binaan-pertaminapersero.html
Lewat akun instagram resminya @ kemenkeuri,menteri keuangan
RI ibu srimulyani indrawati,menjelaskan satu persatu apa yang terjadi sebenarnya
pada perekonomian indonesia dan dunia.
Berikut penjabaran satu persatu dari apa yang
sebenarnya terjadi dengan perekonomian indonesia dan dunia;
Dari penjabaran yang pertama ini di nyatakan bahwa
92,9% negara di dunia akan mengalami pelambatan ekonomi sama seperti
indonesia,tetapi indonesia masih cukup baik di bandingkan negara negara
tetangga seperti india,thailand dan philipina dan indonesia akan mengalami
pelambatan ekonomi pada kuartal ketiga,ini merupakan fenomena yang wajar karena
bagian dari siklus ekonomi.sedangkan KUNCI
dari pemulihan ekonomi nasional adalah keberhasilan kita dalam penangganan
pandemi dan adaptasi kebiasaan baru.untuk itu perlu partisipasi dari seluruh
masyarakat indonesia untuk mewujudkannya.
Dari penjabaran yang kedua adalah upaya upaya yang
di lakukan pemerintah dalam menekan perlambatan ekonomi,diantaranya dengan
Optimalisasi Belanja Kesehatan dan Program PEN,insentif bagi dunia usaha yang
terus menerus di lakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,evaluasi &
perbaikan program PEN dan terus menyuarakan Protokol kesehatan dan adat
kebiasaan baru.
Penjabaran yang ketiga adalah tentang apa yang bisa masyarakat
lakukan dalam berpartisipasi pada program program pemerintah khususnya dalam
menekan pelambatan ekonomi nasional.diantaranya adalah dengan selalu menerapkan
3M(mencuci tangan,memakai masker dan menjaga jarak),tetap produktif,berpikiran
positif dan optimis,kreatif,menciptakan usaha untuk meningkatkan
pendapatan,belanja sesuai kebutuhan dan membantu sesama.
Baca juga : https://budassanggulnew.blogspot.com/2020/10/manchester-city-berbagi-angka-dengan.html
Demikian penjabaran menteri keuangan Ri,melalui
kemenkeuri seperti di lansir dari laman instagram resminya @kemenkeuri dengan
menekankan bahwa pemulihan ekonomi nasional bergantung pada bagaimana kita
menekan angka penyebaran Covid-19.untuk itu masyarakat di mohon untuk mematuhi
protokol kesehatan.(Red)



0 Comments